Skip to main content

ALVApipe

8 Kesalahan Saat Menerima Stok Pipa HDPE dari Supplier 

Stok pipa HDPE dari supplier

Banyak toko menganggap proses penerimaan barang selesai setelah pipa datang dan surat jalan ditandatangani. Padahal, tahap ini penting untuk memastikan pipa HDPE yang diterima sesuai pesanan.

Kesalahan saat penerimaan barang sering kali baru diketahui setelah produk terjual, dipasang di proyek, atau bercampur dengan stok lain. Jika sudah terjadi, penanganannya akan lebih rumit dan memakan biaya lebih besar.

Oleh karena itu, penting untuk memeriksa setiap pengiriman dengan teliti. Simak beberapa kesalahan yang sering terjadi saat menerima stok pipa HDPE beserta cara menghindarinya.

8 Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menerima Stok Pipa HDPE

1. Langsung Menyimpan Barang Tanpa Pemeriksaan Awal

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah langsung menyimpan pipa ke gudang setelah surat jalan ditandatangani tanpa melakukan pemeriksaan. 

Cara ini memang lebih cepat, tetapi berisiko karena produk yang tidak sesuai pesanan bisa terlanjur masuk ke stok. Jika baru diketahui belakangan, proses klaim ke supplier juga bisa menjadi lebih sulit.

Sebelum barang disimpan, lakukan pemeriksaan awal, walaupun hanya pemeriksaan visual. Langkah sederhana ini dapat membantu memastikan produk yang diterima sesuai dengan pesanan.

2. Tidak Mencocokkan Produk dengan Purchase Order

Setiap penerimaan barang harus dicocokkan dengan purchase order (PO) yang sudah dibuat. Diameter, kelas SDR, panjang, dan jumlah yang diterima harus identik dengan yang dipesan. Ketidaksesuaian sekecil apapun perlu dicatat sebelum proses penerimaan dinyatakan selesai.

3. Tidak Memeriksa Marking pada Badan Pipa

Marking pada badan pipa membantu memastikan bahwa produk yang diterima sesuai dengan spesifikasinya. Pastikan informasi seperti nama produsen, diameter luar, kelas SDR, grade material, dan standar SNI 4829.2:2015 tercantum dengan jelas.

Pelajari lebih lanjut tentang standar mutu pipa air yang menjadi acuan verifikasi produk.

4. Mengabaikan Kondisi Fisik Pipa

Sebelum pipa disimpan di gudang, lakukan pemeriksaan fisik secara visual. Pastikan tidak ada goresan dalam, retakan, gelembung, atau perubahan bentuk pada permukaan pipa. Periksa juga ujung pipa agar tetap bulat dan tidak berubah menjadi oval akibat proses pengiriman.

5. Tidak Menghitung Jumlah Barang yang Diterima

Jangan hanya mengandalkan jumlah yang tercantum di surat jalan. Hitung kembali pipa yang diterima, baik dalam satuan batang, roll, maupun meter, sebelum menandatangani dokumen. Jika ada kekurangan dan baru diketahui beberapa hari kemudian, proses klaim ke supplier biasanya akan lebih sulit.

6. Tidak Memeriksa Dokumen Pendukung

Periksa kelengkapan dokumen, seperti surat jalan dan sertifikat produk. Pastikan isinya sesuai dengan marking pada badan pipa, kemudian simpan dokumen tersebut untuk keperluan verifikasi atau klaim di kemudian hari.

Pelajari lebih lanjut tentang supplier pipa air HDPE yang menyertakan dokumentasi lengkap di setiap pengiriman sebagai bagian dari standar layanannya.

7. Tidak Mendokumentasikan Kondisi Barang Saat Diterima

Jika menemukan kerusakan atau ketidaksesuaian saat barang diterima, segera ambil foto dan buat catatan sebagai bukti. Dokumentasi ini akan memudahkan proses klaim ke supplier jika diperlukan.

Biasakan mendokumentasikan setiap pengiriman, terutama untuk pembelian dalam jumlah besar atau dari supplier yang baru pertama kali bekerja sama.

8. Terlambat Melaporkan Ketidaksesuaian kepada Supplier

Jika menemukan ketidaksesuaian saat penerimaan barang, segera laporkan kepada supplier. Sebaiknya lakukan sebelum surat jalan ditandatangani atau pada hari yang sama agar proses klaim lebih mudah. Jika pelaporan terlambat, supplier bisa kesulitan memastikan kapan kerusakan atau masalah tersebut terjadi.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Ketidaksesuaian?

1. Dokumentasikan Temuan

Ambil foto kondisi barang, lalu catat nomor batch, diameter pipa, dan jenis ketidaksesuaian yang ditemukan. Dokumentasi yang lengkap akan memudahkan proses klaim ke supplier.

2. Pisahkan Barang yang Bermasalah

Jangan campurkan barang yang bermasalah dengan stok yang sudah ada di gudang. Pisahkan dan beri penanda yang jelas agar tidak terjual atau terpakai sebelum masalah diselesaikan.

3. Hubungi Supplier Secepatnya

Segera laporkan temuan kepada supplier pada hari yang sama dengan menyertakan foto dan catatan yang sudah dibuat. Semakin cepat dilaporkan, semakin mudah kedua belah pihak menemukan solusi atas masalah tersebut. 

Sebagai contoh, jika Anda menerima produk ALVApipe yang tidak sesuai spesifikasi pesanan, tim ALVApipe siap menangani laporan tersebut dan memproses solusinya, termasuk retur atau penggantian produk, selama ketidaksesuaian dilaporkan segera setelah barang diterima dan didukung dengan dokumentasi yang lengkap. 

4. Jangan Langsung Memasukkan Barang ke Stok

Jika ditemukan masalah pada satu batch, jangan langsung memasukkannya ke stok. Pisahkan terlebih dahulu hingga supplier memberikan keputusan, apakah barang akan diganti, diretur, atau diselesaikan dengan cara lain. Langkah ini mencegah produk bermasalah terjual kepada pelanggan.

5. Simpan Seluruh Dokumen Pendukung

Simpan semua dokumen terkait, seperti surat jalan, foto, catatan temuan, dan komunikasi dengan supplier hingga masalah selesai. Dokumen tersebut dapat menjadi bukti jika proses klaim memerlukan waktu lebih lama.

Kurangi Risiko Sejak Awal, Pilih Produsen Pipa HDPE dengan QC yang Terjamin!

Pemeriksaan saat barang diterima tetap penting, tetapi prosesnya akan lebih mudah apabila pipa berasal dari produsen yang menerapkan kontrol kualitas dengan baik. Dengan begitu, risiko menerima produk yang tidak sesuai juga dapat dikurangi.

ALVApipe, produsen dan distributor pipa HDPE kualitas premium

PT Alpha Cikupa Makmur melalui brand ALVApipe memproduksi pipa air HDPE berbahan PE 100 bersertifikasi SNI 4829.2:2015 di bawah standar quality control yang ketat di setiap batch. Setiap produk memiliki marking permanen yang lengkap dan dokumen pendukung yang bisa dicocokkan dengan barang yang diterima.

Untuk toko yang ingin bermitra lebih strategis, tersedia program kemitraan distributor ALVApipe dengan dukungan lengkap dan lebih terstruktur.

Pelajari juga perbedaan produsen vs distributor pipa HDPE dan bagaimana pilihan mitra pengadaan memengaruhi konsistensi kualitas produk yang diterima, serta informasi tentang MOQ pipa untuk perencanaan pengadaan yang lebih efisien.

Segera konsultasikan kebutuhan pipa air HDPE Anda bersama ALVApipe! Hubungi tim ALVApipe melalui WhatsApp +6287726663295 untuk rekomendasi produk dan penawaran terbaik!