Tulungagung, 18 Oktober 2026 – Jarak sumber air yang jauh dari permukiman menjadi salah satu tantangan bagi masyarakat Desa Wonorejo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Meskipun sumber air tersedia, keterbatasan jaringan membuat warga kesulitan menyalurkannya secara mandiri ke rumah.
Sebelum pembangunan jaringan pipanisasi direncanakan, akses air bersih di wilayah tersebut baru menjangkau sekitar 20–30 rumah. Di salah satu wilayah, masyarakat juga masih menggunakan air sungai untuk kebutuhan seperti mencuci dan mandi karena keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.
Untuk membantu menjawab kebutuhan tersebut, Muslim Volunteers in East Java (MOVE) menginisiasi kegiatan sosial pembangunan jaringan pipanisasi. ALVApipe turut mendukung program ini melalui penyediaan pipa HDPE dengan harga khusus untuk kebutuhan pengadaan material.
Jaringan Pipanisasi untuk 145 Rumah dan Fasilitas Umum
Pembangunan jaringan sepanjang 10,9 kilometer ini ditujukan untuk mendukung akses air bersih bagi 145 rumah warga, empat masjid atau musala, serta tiga sekolah di Desa Wonorejo.
Sekolah yang masuk dalam cakupan program meliputi SDN 2 Wonorejo, TK Dharma Wanita 2 Wonorejo, dan PAUD Sinar Pagi Wonorejo. Sementara itu, empat fasilitas ibadah yang menjadi penerima manfaat adalah Musholla Al Falah Wonorejo, Musholla Darussalam Wonorejo, Musholla Al Muhajirin Wonorejo, dan Masjid Baitul Mukmin Wonorejo.

Sumber: Dokumentasi MOVE.

Sumber: Dokumentasi MOVE.
Dalam rancangan jaringan tersebut, air dari mata air dialirkan menuju tandon-tandon di sejumlah titik. Selanjutnya, air didistribusikan melalui jaringan pipa menuju rumah warga dan fasilitas umum yang menjadi bagian dari program.
Pembangunan jaringan ini diharapkan dapat membantu mendekatkan akses air bersih kepada masyarakat, sehingga kebutuhan rumah tangga serta aktivitas di sekolah dan tempat ibadah dapat didukung dengan lebih baik.
Dukungan Pipa HDPE untuk Kebutuhan di Lapangan
Dalam pembangunan jaringan pipanisasi, MOVE memilih pipa HDPE sebagai material utama dengan mempertimbangkan ketahanan, kemudahan pemasangan, dan perawatan.
Kebutuhan pipa tersebut dipenuhi melalui ALVApipe yang memberikan harga khusus untuk pengadaan material dalam kegiatan sosial ini. Dukungan tersebut membantu proses pengadaan di tengah upaya MOVE menggalang dana dari masyarakat dan para donatur untuk membiayai pelaksanaan program.

Sumber: Dokumentasi MOVE.
Bagi ALVApipe, dukungan ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan produk perpipaan untuk menjawab kebutuhan infrastruktur di masyarakat. Melalui dukungan pengadaan material, ALVApipe turut mengambil bagian dalam upaya memperluas akses air bersih bersama komunitas yang menjalankan program secara langsung.
Menjaga Manfaat Jaringan dalam Jangka Panjang
Pembangunan jaringan pipanisasi telah berlangsung pada 18 Oktober 2026. Agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, jaringan yang telah dibangun perlu dijaga dan dirawat oleh masyarakat serta pihak terkait.
Pemeliharaan menjadi bagian penting dari keberlanjutan infrastruktur air bersih. Jaringan yang terawat diharapkan dapat terus mendukung penyaluran air sesuai kebutuhan warga dan fasilitas umum yang menjadi penerima manfaat.
Melalui dukungan terhadap pembangunan jaringan pipanisasi sepanjang 10,9 kilometer ini, ALVApipe turut berkontribusi dalam upaya memperluas akses air bersih di Desa Wonorejo, Tulungagung.
Kolaborasi bersama MOVE, donatur, relawan, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung pemanfaatan jaringan perpipaan secara berkelanjutan. Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan sosial, tetapi juga diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
